(Wartafakta.com)-Indomaret merupakan salah satu toko retail terkemuka di Indonesia. Toko retail Indomaret ada hampir di setiap kabupaten di Indonesia. Saking suksesnya, banyak investor yang juga mencari informasi cara membeli saham Indomaret.

Beberapa orang bahkan rela membeli hak usaha dalam bentuk waralaba dari Indomaret agar bisa merasakan manfaatnya.Jika Anda ingin membeli saham Indomaret, Anda harus membeli saham induknya, yaitu PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET). Namun, sebelum itu, Anda harus mengetahui ringkasan profil dan kinerja emiten ini.

Sekilas Tentang PT Indoritel Makmur Internasional Tbk.

Dalam dunia perdagangan, ritel merupakan salah satu jenis perdagangan yang paling menjanjikan. Indomaret merupakan salah satu retailer dengan pendapatan terbesar di Indonesia, sehingga tidak heran jika banyak yang ingin mengambil saham di perusahaan ini.

Meski banyak dari toko retail ini merupakan stand franchise, bukan berarti Anda hanya bisa mendapatkan keuntungan jika membuka franchise Indomaret. Anda juga bisa berinvestasi dengan membeli saham induk perusahaan, PT. Indoritel Makmur Internasional Tbk.

PT. Indoritel Makmur Tbk didirikan pada tahun 1995 dengan nama PT. Diviacom Intrabumi Tbk. Perusahaan ini beroperasi di industri konsumen dan ritel di Indonesia dan memiliki ribuan anak perusahaan waralaba.

PT. Indoritel Makmur Tbk terutama merupakan pemegang saham Indomaret (PT. Indomarco Prismatama). Sebagai pemegang saham yang memiliki 40% saham Indomaret, tentunya nilai saham DNET juga akan meningkat jika bisnis Indomaret berkinerja baik di pasar.

 kinerja keuangan Indomarat Dan Saham

DNET pertama kali masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2000 dengan 64.000.000 saham. Harga penawaran awal dibuka dalam mode Rp. 250 tapi sudah di Rp. 3000 pada saat artikel ini diterbitkan.

Hal ini tentu menunjukkan bagaimana nilai saham DNET meningkat dalam 22 tahun terakhir. Kapitalisasi pasar saat ini dari kapitalisasi pasar berada di kisaran 45 triliun rupiah. Berbagai macam barang dagangan yang dipasok di Indomaret dan banyak dijual dipasaran tentunya menjadikan pendapatan dan laba bersih perusahaan ini cukup besar. Berdasarkan laporan keuangan tahun 2021, DNET mencatat pendapatan sebesar Rp 844 miliar. Artinya naik dari tahun sebelumnya sebesar 172% atau Rp 489 miliar (2020).

Cara membeli saham DNET.

Dengan kinerja keuangan DNET yang stabil, tentu banyak investor yang ingin memiliki saham di emiten ini. Jika Anda salah satu investor yang menginginkan saham ini, Anda harus mengetahui terlebih dahulu cara membeli saham Indomaret.

Anda sekarang dapat memiliki saham ini dengan membelinya melalui aplikasi atau website salah satu sekuritas terkemuka di Indonesia antara lain ialah Stockbit. PT Stockbit Sekuritas Digital adalah perusahaan sekuritas wajib, terdaftar di OJK. Selain itu, pembukaan rekening saham Stockbit sangat mudah dan sederhana karena dilakukan 100% secara online, tanpa dokumen fisik dan tanpa minimal deposit.

Cara membeli saham melalui aplikasi Stockbit.

cara membeli saham di apliaksi stockbit sangatlah mudah, berikut diskripsi nya:

  • Masuk ke aplikasi Stockbit
  • Ketik nama emiten yang sahamnya akan dibeli, misalnya DNET, di daftar pencarian
  • Klik pada daftar pembelian yang tercantum di layar
  • Isi nominal saham yang akan dibeli selain jumlah saham yang akan dibeli
  • Klik untuk membeli daftar
  • Klik Konfirmasi untuk mengonfirmasi pembelian saham DNET Anda

Proses pembelian stockbit dapat diselesaikan dengan cepat tanpa harus merasa kesulitan. Namun, Anda tetap harus memperhatikan beberapa hal, seperti memiliki saldo RDN yang cukup. Pembelian minimal saham dalam satu order saham adalah 1 lot atau 100 lembar saham. Pastikan Anda memiliki saldo RDN yang cukup, atau top up saldo Anda terlebih dahulu jika RDN Anda tidak sesuai dengan kebutuhan pembelian saham Anda.

Mengetahui cara membeli saham Indomaret dapat membantu Anda memiliki saham perusahaan ternama ini dengan cepat. Selain itu, pastikan Anda memahami dan memantau kinerja saham Indomaret setiap hari sehingga Anda dapat mengetahui untung rugi yang akan Anda dapatkan. Artikel ini bukan untuk rekomendasi pembelian, akan tetapi sekedar informasi, karena untuk keputusan pembelian itu semua terserah investor individu.

 

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *