Sergai, (wartafakta.com ) – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) akan aktif melibatkan semua lintas sektor guna menjalankan tugas dan fungsi percepatan penurunan stunting di Sergai.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ketika membuka rapat “Koordinasi dan Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Tingkat Kabupaten Sergai tahun 2022” yang digelar di Woong Rame, Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (23/8/2022).

Wabup yang juga merupakan Ketua Tim PPS Sergai menyatakan kalau salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mempercepat penurunan stunting adalah dengan terbitnya Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang PPS. Peraturan tersebut, ujarnya, memberikan payung hukum bagi strategi nasional dalam PPS.

Ia melanjutkan, sesuai dengan peraturan BKKBN No. 12 tahun 2021, target dan sasaran PPS disusun dengan mengacu pada 5 pilar utama yaitu yang pertama meningkatan komitmen dan visi kepemimpinan di kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, dan pemerintahan desa. Kedua peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, ketiga peningkatan konvergensi intervensi spesifik dan sensitif di kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota dan pemerintah desa, keempat peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat, dan kelima penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset, dan inovasi.

“ Atas dasar regulasi tersebut, Pemkab Sergai tentu memiliki tanggungjawab untuk berkoordinasi, bersinergi, dan melaksanakan evaluasi terhadap implementasi program PPS yang tidak hanya efektif, namun juga terintegrasi,” jelasnya.

Adlin Tambunan mengatakan, pada tahun 2021 angka stunting di Sergai ada di 20.0. Dirinya optimis, Sergai siap bangkit lebih kuat lagi dan mampu mencapai angka 14.0 di tahun 2024, sesuai dengan ketetapan nasional.

“ Kita bisa mewujudkan angka stunting yang lebih minim dengan maksimalkan intervensi dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi, Mhd. Irzal, menerangkan jika sesuai dengan Survei Status Gizi Indonesia tahun 2021, posisi angka stunting di Sergai lebih baik dari capaian provinsi yang ada di angka 25.8. Namun menurutnya, Kabupaten Sergai perlu mencapai target nasional yang tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Bertuah Negeri Beradat.

“ Melalui Bapak Wabup selaku Ketua TPPS Kabupaten Sergai, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan. Kami tentu saja berharap, sinergitas ini bisa makin ditingkatkan dan bisa menjadi titik tolak untuk lebih gencar lagi mengenataskan stunting di Sumut, terkhusus di Kabupaten Sergai,” katanya.(rd)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.